SAJADAH PANJANG (Taufik Ismail)


syair ini digubah oleh salah satu pujangga besar Indonesia
TAUFIK ISMAIL
syair ini dilagukan oleh kelompok musik BIMBO dan GIGI
lagu yang setiap kali mendengarkannya
menggiring batinku untuk selalu mengingat dan menyatakan cinta ku pada NYA
***
ada sajadah panjang terbentang
dari kaki buaian
sampai ke tepi kuburan hamba
kuburan hamba bila mati
ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan sujud
di atas sajadah yang panjang ini
diselingi sekedar interupsi
mencari rejeki, mencari ilmu
mengukur jalanan seharian
begitu terdengar suara adzan
kembali tersungkur hamba
ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan ruku'
hamba sujud tak lepas kening hamba
mengingat DIKAU sepenuhnya
***
untuk mendengarkan lagunya, click di bawah ini :

LOVE QUOTS (by Noname)


happiness is a healthy mental attitude,
a grateful spirit,
a clear conscience,
and a heart full of love
***
the most lonely place in the world
is the human heart when love is absent
***
true love doesn't consist of holding hands
it consists of holding hearts
***


a house is made of walls and beams,
a home is built with love and dreams
***
you can give without loving
but you can't love without giving
***
love may be blind
but it seems to find it's way around
***

of all human passions love is the strongest,
for it attacks simultaneously the head, the heart and the senses
***
you can always get someone to love you
even if you have to do it yourself
***

JONATHAN SWIFT (GULLIVER TRAVELS)


Jonathan Swift
1667 - 1745
his famous work is GULLIVER'S TRAVELS


a meaningful quote of him is :

we have just enough religioun to make us hate
but
not enough to make us love one another

************************************

GULLIVER and THE LILIPUT
(from the Gulliver's Travels Story)

*************************************

to read at glanse the story of Gulliver's Travels, click this site :
www.ongoing-tales.com/.../GULLIVER/part1.html

CHRISTOPHER MARLOWE

THE PASSIONATE SHEPHERD TO HIS WIFE

Christopher Marlowe
1599 AD



come live with me and be my love
and we will all the pleasure prove
that valleys, groves, hills and fields
woods, or steepy mountain yields

and we will sit upon rocks
seeing the shepherds feed their flocks
by shallow rivers to whose falls
melodious birds sing madrigals

and i will make thee beds of roses
and a thousand fragrant poises
a cap of flowers , and a kirtle
embroidered all with leaves and myrtle

a gown made of the finest wool
which from our pretty lambs we pull
fair lined slippers for the cold
with buckles of the purest gold

a belt of straw and ivy buds
with coral clasp and amber studs
and if these pleassures may thee move
come live with me and be my love

the shepherds' swains shall dance and sing
for thy delight each May morning
if these delights thy mind may move
then live with me and be my love
*******************
to see other story about Christopher Marlowe
just click the following site:

GEORGE MOORE



a man travels the world to search of what he needs

and

returns home to find it

KEMBALI KITA REBAH BULAT , LAGI dan LAGI

composed by Indonesian artist lives in the USA, Moonear...
thanks for letting me to put your poems here
-----
Bila kata kata… sudah tiada lagi bermakna
Bila semua kalimah… yang terucap dari jiwa
Sudah tiada lagi berarti bagimu
Lalu kenapa masih saja,
Kembali berdua kita rebah bulat
Bagaikan bayi, penuh rinai tawa, dan menagis lagi berdua
Dipelataran jiwa dan di hamparan hatilagi dan lagi….dan lagi
Jangan lagi ada amarahJangan lagi ada sangsi dan gundah
Karna kuyakin engkau bahagian belah jiwaku
Jangan ragu, letakkan gumpal hatiku digarba jiwamu

Biar kutimang hatimu dengan sederhanakuJangan kau pinta, yang aku tak mampu
Karna takkan kugadai jiwaku pada hal hal yang semu
Biarlah dalam sahaja ini kita bertumpu
Tidaklah tetangga sini situ yang buat kita ragu
Di sederhanamu aku bertumpu
Agar aku mampu menerjang karang
Disahajamu kutemukan manikam.
Yang kutahu senyummu luruhkan dahaga
Hingga aku tegak berdiri menyapa hari'Kan kubawa pulang sejatinya peluh
Yang kuraih dengan kepak bahuku sendiri
Janjiku, tidaklah kupersembahkan buatmu
Sesuatu yang bukan miliku
Tidaklah anak kita 'kan tersuapi dengan itu
Kuingin anakku tumbuh dari akar sahaja iniKu tak punya mantra mantra ‘tuk yakinkan dirimu
Agar engkau mengerti atas apa yang kurasa
Namun bisakah kita saling pelajari kitab kitab bilah hati
Dan berbagi hanggara kasih, penuh cinta dan damaiDipundak hatiku kau biasa bersandarDilembut hatimu biarkan kulepas dahaga
Berdua kita selami jelaga hati, segelap apapun.
Berdua kita taburkan pelangi jiwa, seindah lukisan alamKemarilah, disinilah... bersama segala apa adamu

Kita redam segala amarah, mari kita genggam nubuat hati
Mari kayuh bersama Biduk cinta ini
Sampai cakrawala tak terpandang lagi
Sampai garis hidup tak terbaca lagi…
-----
Revisi dari puisi empat tahun lalu.
Bulan Sepuluh Tiga Satu Dua Ribu Tujuh.
Pukul Tiga Dini Hari.Powderhorn Neighborhood,
Belahan Bhumi Sisi Selatan Minneapolis
- moonear -

MORNING HAS BROKEN


LYRIC WRITTEN BY : Eleanor Farjeon
SUNG BY : CAT STEVEN
To Listen, please click :
===============================================
morning has broken , like the first morning
blackbird has spoken , like the first bird
praise for the singing , praise for the morning
praise for the springing , fresh from the word
sweet the rains's new fall, sunlight from heaven
like the first dewfall , on the first grass
praise for the new sweetness of the wet garden
sprung in completeness where his feet pass

mine is the sunlight , mine is the morning
born of the one light , Eden saw play
praise with elation , praise every morning
GOD's recreation of the new day
========================================
the history of this sweet song :
(adobted from WIKIPEDIA)
========================================
"Morning Has Broken" was an obscure Christian hymn that became widely known when Cat Stevens included it on his 1971 best-selling album Teaser and the Firecat. It became a signature song for Stevens when it reached number 9 in the charts in 1972.

The
lyrics were written by Eleanor Farjeon in 1922 and is found in the hymnals of many denominations. The tune to which it is normally sung is called "Bunessan", based upon a Scottish Gaelic traditional melody. Before Farjeon's words, it was used as a Christmas carol which began "Child in the manger, Infant of Mary", translated from the Gaelic lyrics written by Mary MacDonald. The English-language Roman Catholic hymnal also uses the tune for the hymn "This Day God Gives Me".

Writing credit for "Morning Has Broken" has often been erroneously attributed to Stevens because of his version of the song which brought it out of obscurity. The familiar piano arrangement on Stevens' album was performed by
Rick Wakeman, a classically trained keyboardist with the English progressive rock band Yes. Wakeman was not credited with nor paid for his contribution at the time of the recording; years later Cat Stevens, now known as Yusuf Islam, acknowledged Wakeman's contribution and paid him.
In 2000, Wakeman released an instrumental version of "Morning Has Broken" on an album of the same title.
Although Stevens is credited with the musical arrangement, the familiar piano
intro and general structure of the piece was heard already on Floyd Cramer's 1961 album Last Date.
The song has been covered by numerous artists, including
Judy Collins, Floyd Cramer (twice), Dana, Neil Diamond, Art Garfunkel, Nana Mouskouri, Aaron Neville, Kenny Rogers and the First Edition, Sister Janet Mead, and Roger Whittaker.

CENDRAWASIH , burung SURGA dari PAPUA

Burung Cantik turun dari Surga
Burung dari Kamaro, Papua ,
bulunya yang indah digunakan untuk kemeriahan tahunan sebagai pelengkap topi

PAPUA , tanah indah tertimur Indonesia


Tanah di Timur Indonesia yang cantik
Tanah yang kaya sumber alamnya
Tanah yang unik budaya dan adabnya
Tanah yang seharusnya dijaga, dilindungi dan dicintai


Perkasa, jujur dan bersahabat
Sangat Indonesia
-me-

GEBYAR - GEBYAR




GEBYAR - GEBYAR
Lagu Patriotisme ini diciptakan oleh : Soedjarwoto Soemarsono alias Gombloh

Lagu yang menggambarkan suatu jiwa patriotisme dan rasa kebangsaan yang tak tergoyahkan kepada Negara Republik Indonesia Tanah Tumpah Darah bangsanya.

Lagu ini tidak pernah terlewatkan untuk dinyanyikan pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia disamping lagu-lagu kemerdekaan yang lain.
Terima kasih Gombloh....

====================

Indonesia …
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatmu

Indonesia …
Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar, pelangi jingga

Biarpun bumi bergoncang
Kau tetap Indonesiaku !!
Andaikan matahari terbit dari !!
Tak sebilah pedang yang tajam
Dapat palingkan daku darimu !!


Kusingsingkan lengan
Rawe-rawe rantas
Malang-malang tuntas
Denganmu …

Indonesia …
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatmu
Indonesia …Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar, pelangi jingga

Indonesia …
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatmu

Indonesia …
Nada laguku, symphoni perteguh
Selaras dengan symphonimu

Untuk mendengarkan lagunya, click :

O TANO BATAK


O TANO BATAK
Diciptakan oleh : S.Dis Sitompul

(Batak Version)

O tano Batak haholonganku
Sai namasihol do au tu ho
Ndang olo modom
Ndang nok matangku sai namalungun do au
Sai naeng tu ho
O tano Batak sai naeng hutatap
Dapothononku tano hogodanganki
O tano Batak andingan sahat
Au on naeng mian di ho sambulon hi.
Molo dung binsar mataniari
Napanapuhon hauma disi
Denggan do ngolu
Si Ganup ari di namaringan di ho
Sambulon hi


(Indonesian Version)

O Tanah Batak
Diterjemahkan oleh : Barita M. S

O tanah Batak yang kucinta
Selalu aku rindu padamu
Tak bisa tidur, mataku tak dapat terlelap
Selalu aku ingin datang padamu.
O tanah Batak selalu ingin kupandang
Aku datangi tanah kelahiranku

O tanah batak kapan sampainya
Aku berada di kau ( disana), kerinduanku

Bila matahari sudah terbit
Yang membuat subur ladang – ladang
Sungguh baik kehidupan sehari – hari
Waktu aku ada di kau (disana)


(English Version)

O Batak Land

Translated by : Bruce Gale

O Batak land, the land that I love
I always feel I am missing you
You know I can’t sleep, I can’t close my eyes
I just always desire to come to you

O Batak land, I want to see you
I want come to the land of my birth

O Batak land, when I arrive there
I will be there always, I miss you
Whenever the sun rises in the sky
It makes the fields just flourish and thrive
So wonderful was life in those days
That is just how it was when I was there
================================
Lagu-lagu Batak adalah lagu yang indah dan dinyanyikan oleh suku Batak yang bersuara sangat bagus.
O Tano Batak merupakan salah satu lagu yang menjadi kesukaan saya karena syairnya mewakili rasa cinta penciptanya pada Tanah di bagian Utara Pulau Sumatra ini


Untuk melihat Potret Tanah Batak yang cantik, saya bersumber pada :

INDONESIA RAYA




WAGE RUDOLF SOEPRATMAN
Pencipta Lagu Kebangsaan Negara Republik Indonesia
1903 - 1938
-------------
INDONESIA RAYA
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku.
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan Tanah Airku.
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu !
Hiduplah tanahku,Hiduplah negriku,Bangsaku, Rakyatku, se’muanya!
Bangunlah jiwanya,Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya.
Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku jang kucinta.
Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku jang kucinta.
Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
----------
Wage Rudolf Soepratman lahir pada hari Selasa Wage 9 Maret 1903 di Desa Trembelang, Kabupaten Purworejo.
Ketika Ibunya meninggal dunia, pemuda Wage hidup dengan kakaknya di Makassar dan beliau mendapatkan pelajaran musik oleh kakaknya, sehingga beliau benar-benar tertarik akan musik selain bidang sastra.
Rasa tidak senangnya akan penjajahan Belanda terhadap Nusantara dituangkan dalam bukunya yang berjudul PERAWAN DESA. Buku yang mengandung nilai-nilai nasionalisme Indonesia dan menyinggung pemerintah Belanda itu akhirnya disita dan dilarang beredar.
Lagu Indonesia Raya ditulis pada tahun 1924 di harian Fajar Asia dan dikumandangkan pertama kali pada penutupan acara Kongres Pemuda II, pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta.
Atas kehendak Tuhan Sang Pencipta, 7 tahun sebelum kemerdekaan Negeri Tercinta ini, Pemuda Wage wafat di Surabaya pada usia belia, 35 tahun.
----------

BERITA KEPADA KAWAN


Ciptaan Ebiet GAD

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan

Sayang, engkau tak duduk di sampingku kawan

Banyak cerita yang mestinya kau saksikan

Di tanah kering berbatuanTubuh ku terguncang di hempas batu jalanan

Hati tergetar menampak kering rerumputan

Perjalan ini pun seperti jadi saksi

Gembala kecil menangis sedihKawan coba dengar apa jawabnya

Ketika ia ku tanya "Mengapa?"

Bapak ibunya telah lama mati

Ditelan bencana tanah iniSesampainya di laut ku khabarkan semuanya

Kepada karang, kepada ombak, kepada matahari

Tetapi semua diam, tetapi semua bisu

Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya

Mengapa di tanahku terjadi bencana

Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita

Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa

Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita

Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

KAU TETAP INDONESIA KU

LET ME HAVE YOU ALONE


Written by : Urshy
-------
at the time when I was torn between living and lost
at the time when I was thrown into pieces of dusts
at the time when I was humiliated
at the time when I was down alone
and put my face and eyes deep on my lap
and the clouds surrounded my head
a pearl of cool beautiful water slowly flows to a vertical string
penetrating from up to down soothing splash my face to raise
and my eye accept a soft ray which brighter
every day every month and every year....
a year when the ray turns to as bright as the sun
it warms my cold bluish hands crowling to my arms
and flowing steadily into my chest and heart
I feel my hands reaching the ray
and it touches not only on my finger tips
it grasps me firmly and pulls my hands, my arms, my heart to the blanket of warmness
the ray warms the whole body
protects me from coldness and illness
pampers me as a hugging rolling root in the woods
but...
the sun is not only for me....
the sun is for many and many more
the ray will not only for me...it will move....it will set down
it will be back though ...
but I have to share..
no..no..no
I do not want to share
is there any ray that I could possess myself?
let me have you ... let me have you alone
and be mine ...... only
-me-

UNTUKMU NEGERIKU


INDONESIA TANAH PUSAKA

Diciptakan oleh : Ismail Marzuki

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja puja bangsa
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata